Arabica-Specialty-Aman-Kuba-Coffee-PNG

Arabica Specialty

Arabica Specialty ( Perlakuan khsus )
“Specialty Coffee” pertama kali digunakan pada tahun 1974 oleh Erna Knutsen dalam isu Tea and Coffee Trade Journal. Knutsen menggunakan istilah ini untuk menggambarkan biji dari rasa terbaik yang diproduksi di microclimates khusus.
Kopi specialty adalah istilah yang umum digunakan untuk merujuk kepada “gourmet” atau “premium” kopi. Menurut Asosiasi Kopi Spesial Amerika (SCAA), kopi yang skor 80 poin atau lebih pada skala 100-poin yang dinilai “khusus”. Khusus untuk kopi yang tumbuh di iklim khusus, ideal, khas karena rasa cup penuh dan sedikit/tidak ada cacat. Rasa unik dan selera adalah hasil dari karakteristik khusus dan komposisi tanah dimana kopi tersebut diproduksi.
Aroma khas dengan perisai (flavor) kompleks dan kekentalan (body) yang kuat, menjadikan kopi Arabica Gayo sangat diminati pasar Amerika, Eropa dan Jepang.
Characteristics:
Roast Level: Medium (Full City +),
Aroma: Fruity, Sweet, Chocolate, Nutty, Caramel, Medium Acidity, Full Body, Flavor: Nutty, Dark Chocolate, Caramel, Clean, Garden peas, Soft.
Body, Extraordinary Smooth, and Long aroma aftertaste, Soft Choco, Medium (full city) roasted

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *